Website Online Counter
BERSAMA KPOP
BERSAMA KPOP

5 Contoh Kalimat Bahasa Indonesia yang Tidak Bisa Diterjemahkan Per Kata Ke Bahasa Korea

Mau tahu kenapa ungkapan "siapa namamu" jadi berbeda dalam bahasa Korea? Ini 5 contoh kalimat yang tidak bisa diterjemahkan per kata secara langsung.
5 Contoh Kalimat Bahasa Indonesia yang Tidak Bisa Diterjemahkan Per Kata Ke Bahasa Korea

Assalamualaikum
안녕 친구야 !!

Saat belajar bahasa baru, kita pasti sering mendengar nasihat "jangan menerjemahkan kata per kata". Ini juga berlaku dalam bahasa Korea, karena ada banyak kalimat yang terdengar aneh jika diterjemahkan kata per kata, entah itu dari bahasa Indonesia ke bahasa Korea dan sebaliknya.

Pada artikel ini, aku ingin membahas 5 kalimat pendek yang sering muncul pada percakapan sehari-hari. Walaupun kalimat basic, ternyata tidak bisa diterjemahkan kata per kata.

5 Contoh Kalimat Bahasa Indonesia yang Tidak Bisa Diterjemahkan Per Kata Ke Bahasa Korea


1. Siapa namamu?

Jika diartikan per kata
Siapa: 누구/누가 
Nama: 이름
-mu: 너의/네

Namun saat menerjemahkan ke bahasa Korea, kalimat yang benar adalah 
네 이름이 무엇입니까?

Pada terjemahan di atas tidak memakai 누구/누가 tapi 무엇 yang artinya "apa".

Di sini konsepnya sama dengan bahasa Inggris, yang mana "nama" itu kelas katanya bukan "pronomina" tapi sebagai "nomina". Sehingga orang Korea menanyakan "apa namamu" bukan "siapa namamu".

2. Sakit apa?

Jika diartikan per kata
Sakit: 아프다
Apa: 무엇

Dan jika diterjemahkan ke bahasa Korea menjadi
어디가 아픕니까?

Lagi-lagi terdapat perbedaan makna antara kedua bahasa ini. Saat di bahasa Indonesia fokusnya "sakit apa?" tapi dalam bahasa Korea yang ditanyakan adalah "Di mana yang sakit?". Atau jika kita pahami, orang Korea fokusnya, bagian tubuh mana yang sakit, makanya menggunakan kata 어디 yang artinya "di mana".

3. Mengerjakan ujian.

Jika diartikan per kata
Mengerjakan: 하다
Ujian: 시험

Dan terjemahan yang benar adalah
시험을 봅니다

Jika diterjemahkan langsung berarti "melihat ujian", karena 보다 artinya melihat. Jadi untuk kalimat ini, tidak diterjemahkan dengan 시험을 합니다.

4. Saya ingin pergi ke toilet

Jika diartikan per kata
Saya: 나
Ingin: -고 싶다
Pergi: 가다
Ke: 에
Toilet: 화장실

Jika diterjemahkan ke bahasa Korea menjadi
내가 화장실에 갔다올 겁니다

Saat diterjemahkan langsung artinya "saya akan pergi ke toilet dan kembali lagi". Jadi tidak diterjemahkan menjadi 내가 화장실에 가고 싶습니다. Sebenarnya jika kita bilang seperti itu, orang Korea tetap mengerti, tapi untuk ungkapan yang lebih natural adalah seperti kalimat di atas (yang di bold).

5. Mencari/mendapatkan teman.

Jika diartikan per kata
Mendapatkan: 얻다
Teman: 친구

Tapi jika diterjemahkan ke bahasa Korea menjadi
친구를 만들었습니다

Dibandingkan 4 kalimat di atas, mungkin ini yang paling aneh. Karena seperti yang kita ketahui 만들다 artinya "membuat". Jadi jika diterjemahkan langsung berarti "membuat teman". Walau terdengar aneh, itulah bentuk terjemahan yang benar dari "mendapatkan teman".

***
Itulah 5 contoh kalimat bahasa Indonesia yang nggak bisa diterjemahkan kata per kata ke bahasa Korea ataupun sebaliknya.

Untuk yang sedang belajar bahasa asing, hal ini lumrah ditemukan, nggak hanya bahasa Korea. Mungkin karena perbedaan tata bahasa dan bisa juga karena perbedaan budaya.

Pasti banyak kalimat atau istilah lainnya yang nggak bisa diterjemahkan langsung. Mari kita bahas di lain waktu.

Jika ada pertanyaan, silakan tulis di kolom komentar ya.

고마워.

Post a Comment